Sabtu, 07 April 2012

Memahami nama Sang Pencipta

Oleh karena banyak orang Kristen yang terkecoh dengan penyebaran ajaran tentang nama Bapa yang salah, maka saya menuliskan catatan ini.

Kata "YAHWEH"  merupakan suatu rekayasa yang dimaksudkan untuk menipu dan menyesatkan orang-orang pilihan untuk meninggalkan nama Yesus sebagai nama Bapa yang kekal.

Nama Yahweh dipopulerkan oleh seorang Yahudi yang pengucapannya dimulai pada tahun 1567. Orang ini bernama Genebradus. Dia menuliskan dengan IAHVE, JAHVE (Chronographia, Paris, 1567; ed. Paris, 1600, p. 79 seq). Penulisan kata YAHVEH atau YAHWEH bukanlah kata Ibrani, melainkan rekayasa orang-orang penyesat yang mengagungkan nama dewa Yah-weh.

Simbol YHWH oleh para KabbalahYHWH adalah simbol dari Baal yang digunakan oleh para tukang sihir Yahudi.


Berdasarkan suatu penelitian, Genebrardus meminjam istilah Klemens dari Alexandria, kalangan Platois Gnostik, ejaan Yunani dari nama dewa Zeus yaitu IAOVE, yang juga dikenal sebagai JOVE, dewa Yupiter bangsa Romawi. Guna mendukung penemuan ini, Genebrardus mengutip Alkitab Samaria yaitu kata IABE, mengubahnya menjadi YABE, dan terakhir mengubah B menjadi V sehingga tertulis YAVE. Tinggal menyesuaikan dengan empat huruf sakral yakni menambah dua huruf H di tengah dan di akhir kata, jadilah YAHVEH.
Setelah kematian Genebrardus maka para Yahwist menerapkan huruf W (bentukan dari dua UU) untuk membentuk kata Yah-Weh dengan mengganti huruf V.

YA + H + W/VE + H dicocok-cocokan untuk menjadi Yah-weh maka ditetapkanlah menjadi nama yang dituliskan dalam perjanjian lama dari lambang YHWH.  Suatu pemaksaan kehendak dengan mencocok-cocokan huruf mati dengan memasukkan huruf hidup.  Tetapi dalam Septuagenta disebutkan sebagai Kurios / κυριος (TUHAN dalam bahasa Indonesia) dan Theos / θεος (Allah dalam bahasa Indonesia).

Dijaman purbakala diketahui bahwa Yahweh adalah nama Baal,  digunakan secara bergantian dengan lambang YHWH sebagai simbol dari dewa Baal.   Kita harus tahu bahwa kebanyakan orang Israel itu adalah para penyembah berhala Baal dari nenek moyangnya.

Hakim-Hakim 2:11  Lalu orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan mereka beribadah kepada para Baal.
12  Mereka meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, lalu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa di sekeliling mereka, dan sujud menyembah kepadanya, sehingga mereka menyakiti hati TUHAN.
13  Demikianlah mereka meninggalkan TUHAN dan beribadah kepada Baal dan para Asytoret.
14  Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel. Ia menyerahkan mereka ke dalam tangan perampok dan menjual mereka kepada musuh di sekeliling mereka, sehingga mereka tidak sanggup lagi menghadapi musuh mereka.
15  Setiap kali mereka maju, tangan TUHAN melawan mereka dan mendatangkan malapetaka kepada mereka, sesuai dengan apa yang telah diperingatkan kepada mereka oleh TUHAN dengan sumpah, sehingga mereka sangat terdesak.
16  Maka TUHAN membangkitkan hakim-hakim, yang menyelamatkan mereka dari tangan perampok itu.
17  Tetapi juga para hakim itu tidak mereka hiraukan, karena mereka berzinah dengan mengikuti allah lain dan sujud menyembah kepadanya. Mereka segera menyimpang dari jalan yang ditempuh oleh nenek moyangnya yang mendengarkan perintah TUHAN; mereka melakukan yang tidak patut.
18  Setiap kali apabila TUHAN membangkitkan seorang hakim bagi mereka, maka TUHAN menyertai hakim itu dan menyelamatkan mereka dari tangan musuh mereka selama hakim itu hidup; sebab TUHAN berbelas kasihan mendengar rintihan mereka karena orang-orang yang mendesak dan menindas mereka.
19  Tetapi apabila hakim itu mati, kembalilah mereka berlaku jahat, lebih jahat dari nenek moyang mereka, dengan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya; dalam hal apapun mereka tidak berhenti dengan perbuatan dan kelakuan mereka yang tegar itu.
20  Apabila murka TUHAN bangkit terhadap orang Israel, berfirmanlah Ia: "Karena bangsa ini melanggar perjanjian yang telah Kuperintahkan kepada nenek moyang mereka, dan tidak mendengarkan firman-Ku,
21  maka Akupun tidak mau menghalau lagi dari depan mereka satupun dari bangsa-bangsa yang ditinggalkan Yosua pada waktu matinya,
22  supaya dengan perantaraan bangsa-bangsa itu Aku mencobai orang Israel, apakah mereka tetap hidup menurut jalan yang ditunjukkan TUHAN, seperti yang dilakukan oleh nenek moyang mereka, atau tidak."
23  Demikianlah TUHAN membiarkan bangsa-bangsa itu tinggal dengan tidak segera menghalau mereka; mereka tidak diserahkan-Nya ke dalam tangan Yosua.


Apakah Bapa yang memberikan nama-Nya kepada Anak Manusia berubah nama?? Sudah tentu tidak!  Bapa di Sorga memberikan nama-Nya kepada Anak Manusia sebagai 'Tuan yang ditinggikan oleh Bapa':

Mazmur 110:1  Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu."

Yesus Kristus sebagai Anak Manusia adalah 'Tuanku' yang disebutkan oleh Daud, sedangkan siapakah TUHAN yang dimaksud??

Kalau menurut beberapa keterangan para penterjemah adalah Yod He Waw He (YHWH), tetapi dari bukti apa yang dijelaskan oleh para Rasul jelas bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya Tuhan dan Penguasa di Sorga dan di Bumi.  Bukan YHWH yang menjadi satu-satunya Tuhan dan penguasa di Sorga.

Yudas 1:4 Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.

Oleh sebab itu firman TUHAN yang dimaksud oleh Mazmur 110:1 adalah Bapa di Sorga yang menaklukan musuh-musuh Yesus Kristus menjadi tumpuan kaki-Nya.  Dan kata TUHAN yang dimaksud adalah Bapa yang bernama Yesus, karena Yesus adalah nama Bapa yang diberikan kepada 'Tuanku'.

Yohanes 17:12 Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku

Jelas bukan nama YHWH, YAHWEH, JEHOVAH atau JAH yang diberitakan oleh Anak Manusia kepada para Rasul yang kemudian disebarkan keseluruh penjuru dunia.  

Sehingga Mazmur 110:1 dapat diterjemahkan sebagai berikut:Mazmur Daud. Demikianlah firman Yesus kepada tuanku (Yesus Kristus): "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu".

Demikian juga apa yang dinubuatkan oleh para nabi menurut Roh yang dikaruniakan kepada mereka.

Maleakhi 3:1   Lihat, Aku menyuruh utusan-Kusupaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.

Siapakah Tuhan yang kamu cari itu?  Jelas yang dimaksud adalah Yesus Kristus, dan dia yang diutus untuk mempersiapkan jalan dihadapan Anak Manusia adalah Yohanes Pembaptis.  Nabi Maleakhi menyebutkan Tuhan yang dicari oleh bangsa Israel itu maksudnya adalah Yesus Kristus, karena Dia adalah TUHAN semesta alam yang masuk ke bait-Nya.

Hal ini digenapi oleh perkataan Yohanes Pembaptis:
Matius 3:11  Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Yohanes Pembaptis memberitahukan tentang kedatangan Yesus Kristus yang akan membaptis manusia dengan Roh Kudus dan dengan api.   Karena Yesus Kristus adalah Tuhan yang dicari oleh orang-orang Yahudi di Yerusalem.  Dan Yohanes Pembaptis adalah utusan Yesus yang mempersiapkan jalan dihadapan Yesus Kristus, karena Yesus Kristus adalah Tuhan yang dicari oleh orang Israel.  Yesus Kristus adalah Tuhan yang masuk ke dalam Bait Allah di Yerusalem sesuai nubuatan nabi Maleakhi dan hanya dalam nama Yesus, Roh Kudus diutus oleh Bapa di Sorga.

Demikian pula apa yang dikatakan Yesus tentang penduduk Yerusalem yang tidak mengetahui bahwa Allah mereka telah melawat mereka.

Lukas 19:44 dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."

Yesus Kristus adalah Bapa yang melawat umat-Nya untuk menyelamatkannya dari kuasa dunia ini.   Karena Yesus Kristus adalah Tuhan yang dicari oleh bangsa Israel yang dimaksud dalam nubuatan nabi Maleakhi.

TUHAN semesta alam sudah tentu adalah Roh Yesus yang berbicara melalui nabi Maleakhi.   Roh Yesus adalah Roh Bapa, dan juga ketujuh Roh Allah Yang Mahakuasa yang menjelajah seluruh bumi.   Oleh sebab itu Yesus adalah Tuhan seluruh bumi yang  di kanan dan kiri-nya berdiri Musa dan Elia.

Ada juga tertulis di dalam Alkitab:
Zakaria 4:11  Lalu berbicaralah aku kepadanya: "Apakah arti kedua pohon zaitun yang di sebelah kanan dan di sebelah kiri kandil ini?"
12  Untuk kedua kalinya berbicaralah aku kepadanya: "Apakah arti kedua dahan pohon zaitun yang di samping kedua pipa emas yang menyalurkan cairan emas dari atasnya itu?"
13  Ia menjawab aku: "Tidakkah engkau tahu, apa arti semuanya ini?" Jawabku: "Tidak, tuanku!"
14  Lalu ia berkata: "Inilah kedua orang yang diurapi yang berdiri di dekat Tuhan seluruh bumi!"


Bapa sendiri memberikan kesaksian tentang Roh Kudus yang dilambangkan sebagai kandil dimana ada kedua pohon zaitun disebelah kiri dan kanannya pada waktu Musa, Yesus, dan Elia menampakan kemuliaan mereka dihadapan ke tiga murid Yesus.

Matius 17:2  Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
3  Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.
4  Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."
5  Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."

Yesus Kristus adalah Roh Kudus yang diutus untuk keselamatan manusia;  Dia adalah yang membaptis dengan Roh Kudus karena Dia adalah Roh Kudus yang menguji hati manusia.   Yesus Kristus bukan saja seorang manusia tetapi Dia adalah Roh Kudus yang berkuasa mengampuni dosa.
Yohanes 20:22 Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.

Sehingga perlu diketahui bahwa nama Bapa yang diberitakan oleh Anak Manusia (Tuanku yang disebutkan Daud) adalah Yesus bukan Yahweh, Jehovah, YHWH, Yahuwah atau Jah.  Nama Yesus adalah kekal, tetapi karena bangsa Israel itu adalah bangsa yang tegar tengkuk dan pemberontak yang beribadah kepada allah-allah lain (Yahweh, Jehovah, YHWH, dan berbagai Baal) maka nenek moyang pemberontak ini melupakan nama Yesus atau Yeshua.

Nama Yesus itu adalah nama yang suci dan penuh kuasa; Adakah nama Bapa di Sorga berubah? tentu tidak, karena Dia telah memberitakan nama-Nya kepada para nabi semenjak purbakala.   Tetapi mereka menguduskan nama Bapa dengan tidak menyebutkannya dengan sembarangan.

Oleh sebab itu sewaktu Daud bermazmur oleh dorongan Roh Kudus tentang nama Tuhan yang kudus, maka yang dimaksud adalah nama Yesus.

Mazmur 105:3  Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN! 

Tetapi para penulis ulang dan penterjemah kitab-kitab yang tidak mau menerima bahwa nama Yesus adalah nama yang kudus sehingga mereka mengubahnya menjadi Yahweh, Jehovah.  Karena harus diketahui oleh setiap orang bahwa semua yang dituliskan berdasarkan dorongan Roh Kudus adalah tentang satu nama, yaitu nama Yesus, karena Yesus adalah nama Roh Kudus.


Kata Anak Manusia, Yesus Kristus:"Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang,...(Yohanes 17:6)

Anak Manusia meninggikan nama Yesus untuk diberitakan kepada segala bangsa dan melakukan berbagai mukjizat untuk kemuliaan nama itu.   Anak Manusia tidak memberitakan nama lain kepada mereka yang menerima pengajaran-Nya karena dengan tegas Dia mengajar di Bait Allah bahwa Dia dengan Bapa adalah satu.   Dan oleh karenanya Dia mengutus murid-murid-Nya untuk memberitakan injil Kerajaan Sorga dengan memberi kuasa dalam nama Yesus.

 Kata Yesus Kristus:"...peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku,..." (Yohanes 17:11)

Dengan tegas dan jelas, Anak Manusia menyatakan bahwa nama Bapa yang telah diberikan kepada-Nya, yaitu YESUS.   Tidak ada nama lain yang diberikan Bapa di Sorga kepada Anak Manusia selain nama YESUS.    Oleh sebab itu mereka yang menyatakan bahwa nama Bapa di Sorga adalah Yahweh, Jehovah, Yahveh, YHWH, Yah atau Yahuwah adalah dusta.   Dan mereka telah menjadi saksi dusta, karena Anak Manusia telah menyatakan nama Bapa yang diberikan kepada diri-Nya adalah YESUS.

Orang Indonesia menyebutnya YESUS; Dalam bahasa Ibrani disebutkan YESHUA atau YESHU; Dalam bahasa Yunani IESOES; Dalam bahasa Inggris adalah JESUS; dalam bahasa Arab adalah ISA.

Yohanes 10:25  Yesus menjawab mereka: "Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,
26  tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.
27  Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
28  dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
29  Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
30  Aku dan Bapa adalah satu."


Anak Manusia tidak pernah melakukan suatu pekerjaan ajaib dengan nama lain,  Dia melakukannya dalam nama Bapa yang diberikan kepada diri-Nya, yaitu Yesus.  Dengan tegas dan jelas Yesus mengatakan bahwa diri-Nya setara dengan Allah, Bapa, karena Dia berkata: "Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka".   Perkataan demikian hanya dapat dikatakan oleh Allah Yang Mahakuasa.    Oleh sebab itu Dia berkata bahwa "Aku dan Allah, Bapa adalah satu".   Artinya jika melihat Dia maka telah melihat Allah, Bapa; jika mendengar perkataan-Nya maka telah mendengar perkataan Allah Bapa.   

Perkataan "Aku dan Bapa adalah satu" merupakan bentuk pernyataan Anak Manusia yang menyatakan bahwa Dia adalah setara dengan Allah Yang Mahakuasa.   Oleh sebab itu orang-orang Yahudi hendak membunuh Dia karena dianggap menghujat Allah.

Yohanes 10:31  Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.
32  Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"
33  Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah."

Demikianlah Rasul Paulus menuliskan tentang kesetaraan Anak Manusia (Yesus Kristus) dengan Allah:
Filipi 2:5  Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
6  yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
7  melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8  Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9  Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
10  supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
11  dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Kesetaraan Anak Manusia dengan Allah Yang Mahakuasa dikarenakan Dia datang dan keluar dari Allah sebagai Allah yang menyelamatkan umat-Nya.  Yesus Kristus adalah Allah yang menyelamatkan umat manusia dari kuasa dosa (sebagai Juruselamat manusia).  Seperti yang diberitakan oleh para malaikat yang turun dari Sorga:

Lukas 2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

 Anak Manusia setara dengan Bapa dan Roh Kudus, karena mereka adalah satu di dalam satu nama yaitu YESUS,  nama yang ditinggikan oleh Bapa melebihi SEGALA nama.  Tidak mungkin Bapa merendahkan nama-Nya dengan nama lain, demikian juga Roh Kudus pasti meninggikan nama mereka, dan hanya ada satu nama yang diberikan supaya Roh Kudus bekerja menaklukan segala sesuatu di alam-semesta, yaitu nama Yesus, karena Yesus adalah nama Tuhan semesta alam.  Yesus Kristus adalah satu-satunya penguasa dan Tuhan di alam-semesta.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar