Sabtu, 07 April 2012

Memahami nama Sang Pencipta

Oleh karena banyak orang Kristen yang terkecoh dengan penyebaran ajaran tentang nama Bapa yang salah, maka saya menuliskan catatan ini.

Kata "YAHWEH"  merupakan suatu rekayasa yang dimaksudkan untuk menipu dan menyesatkan orang-orang pilihan untuk meninggalkan nama Yesus sebagai nama Bapa yang kekal.

Nama Yahweh dipopulerkan oleh seorang Yahudi yang pengucapannya dimulai pada tahun 1567. Orang ini bernama Genebradus. Dia menuliskan dengan IAHVE, JAHVE (Chronographia, Paris, 1567; ed. Paris, 1600, p. 79 seq). Penulisan kata YAHVEH atau YAHWEH bukanlah kata Ibrani, melainkan rekayasa orang-orang penyesat yang mengagungkan nama dewa Yah-weh.

Simbol YHWH oleh para KabbalahYHWH adalah simbol dari Baal yang digunakan oleh para tukang sihir Yahudi.


Berdasarkan suatu penelitian, Genebrardus meminjam istilah Klemens dari Alexandria, kalangan Platois Gnostik, ejaan Yunani dari nama dewa Zeus yaitu IAOVE, yang juga dikenal sebagai JOVE, dewa Yupiter bangsa Romawi. Guna mendukung penemuan ini, Genebrardus mengutip Alkitab Samaria yaitu kata IABE, mengubahnya menjadi YABE, dan terakhir mengubah B menjadi V sehingga tertulis YAVE. Tinggal menyesuaikan dengan empat huruf sakral yakni menambah dua huruf H di tengah dan di akhir kata, jadilah YAHVEH.
Setelah kematian Genebrardus maka para Yahwist menerapkan huruf W (bentukan dari dua UU) untuk membentuk kata Yah-Weh dengan mengganti huruf V.

YA + H + W/VE + H dicocok-cocokan untuk menjadi Yah-weh maka ditetapkanlah menjadi nama yang dituliskan dalam perjanjian lama dari lambang YHWH.  Suatu pemaksaan kehendak dengan mencocok-cocokan huruf mati dengan memasukkan huruf hidup.  Tetapi dalam Septuagenta disebutkan sebagai Kurios / κυριος (TUHAN dalam bahasa Indonesia) dan Theos / θεος (Allah dalam bahasa Indonesia).

Dijaman purbakala diketahui bahwa Yahweh adalah nama Baal,  digunakan secara bergantian dengan lambang YHWH sebagai simbol dari dewa Baal.   Kita harus tahu bahwa kebanyakan orang Israel itu adalah para penyembah berhala Baal dari nenek moyangnya.

Hakim-Hakim 2:11  Lalu orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN dan mereka beribadah kepada para Baal.
12  Mereka meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, lalu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa di sekeliling mereka, dan sujud menyembah kepadanya, sehingga mereka menyakiti hati TUHAN.
13  Demikianlah mereka meninggalkan TUHAN dan beribadah kepada Baal dan para Asytoret.
14  Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap orang Israel. Ia menyerahkan mereka ke dalam tangan perampok dan menjual mereka kepada musuh di sekeliling mereka, sehingga mereka tidak sanggup lagi menghadapi musuh mereka.
15  Setiap kali mereka maju, tangan TUHAN melawan mereka dan mendatangkan malapetaka kepada mereka, sesuai dengan apa yang telah diperingatkan kepada mereka oleh TUHAN dengan sumpah, sehingga mereka sangat terdesak.
16  Maka TUHAN membangkitkan hakim-hakim, yang menyelamatkan mereka dari tangan perampok itu.
17  Tetapi juga para hakim itu tidak mereka hiraukan, karena mereka berzinah dengan mengikuti allah lain dan sujud menyembah kepadanya. Mereka segera menyimpang dari jalan yang ditempuh oleh nenek moyangnya yang mendengarkan perintah TUHAN; mereka melakukan yang tidak patut.
18  Setiap kali apabila TUHAN membangkitkan seorang hakim bagi mereka, maka TUHAN menyertai hakim itu dan menyelamatkan mereka dari tangan musuh mereka selama hakim itu hidup; sebab TUHAN berbelas kasihan mendengar rintihan mereka karena orang-orang yang mendesak dan menindas mereka.
19  Tetapi apabila hakim itu mati, kembalilah mereka berlaku jahat, lebih jahat dari nenek moyang mereka, dengan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya; dalam hal apapun mereka tidak berhenti dengan perbuatan dan kelakuan mereka yang tegar itu.
20  Apabila murka TUHAN bangkit terhadap orang Israel, berfirmanlah Ia: "Karena bangsa ini melanggar perjanjian yang telah Kuperintahkan kepada nenek moyang mereka, dan tidak mendengarkan firman-Ku,
21  maka Akupun tidak mau menghalau lagi dari depan mereka satupun dari bangsa-bangsa yang ditinggalkan Yosua pada waktu matinya,
22  supaya dengan perantaraan bangsa-bangsa itu Aku mencobai orang Israel, apakah mereka tetap hidup menurut jalan yang ditunjukkan TUHAN, seperti yang dilakukan oleh nenek moyang mereka, atau tidak."
23  Demikianlah TUHAN membiarkan bangsa-bangsa itu tinggal dengan tidak segera menghalau mereka; mereka tidak diserahkan-Nya ke dalam tangan Yosua.


Apakah Bapa yang memberikan nama-Nya kepada Anak Manusia berubah nama?? Sudah tentu tidak!  Bapa di Sorga memberikan nama-Nya kepada Anak Manusia sebagai 'Tuan yang ditinggikan oleh Bapa':

Mazmur 110:1  Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu."

Yesus Kristus sebagai Anak Manusia adalah 'Tuanku' yang disebutkan oleh Daud, sedangkan siapakah TUHAN yang dimaksud??

Kalau menurut beberapa keterangan para penterjemah adalah Yod He Waw He (YHWH), tetapi dari bukti apa yang dijelaskan oleh para Rasul jelas bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya Tuhan dan Penguasa di Sorga dan di Bumi.  Bukan YHWH yang menjadi satu-satunya Tuhan dan penguasa di Sorga.

Yudas 1:4 Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.

Oleh sebab itu firman TUHAN yang dimaksud oleh Mazmur 110:1 adalah Bapa di Sorga yang menaklukan musuh-musuh Yesus Kristus menjadi tumpuan kaki-Nya.  Dan kata TUHAN yang dimaksud adalah Bapa yang bernama Yesus, karena Yesus adalah nama Bapa yang diberikan kepada 'Tuanku'.

Yohanes 17:12 Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku

Jelas bukan nama YHWH, YAHWEH, JEHOVAH atau JAH yang diberitakan oleh Anak Manusia kepada para Rasul yang kemudian disebarkan keseluruh penjuru dunia.  

Sehingga Mazmur 110:1 dapat diterjemahkan sebagai berikut:Mazmur Daud. Demikianlah firman Yesus kepada tuanku (Yesus Kristus): "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu".

Demikian juga apa yang dinubuatkan oleh para nabi menurut Roh yang dikaruniakan kepada mereka.

Maleakhi 3:1   Lihat, Aku menyuruh utusan-Kusupaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.

Siapakah Tuhan yang kamu cari itu?  Jelas yang dimaksud adalah Yesus Kristus, dan dia yang diutus untuk mempersiapkan jalan dihadapan Anak Manusia adalah Yohanes Pembaptis.  Nabi Maleakhi menyebutkan Tuhan yang dicari oleh bangsa Israel itu maksudnya adalah Yesus Kristus, karena Dia adalah TUHAN semesta alam yang masuk ke bait-Nya.

Hal ini digenapi oleh perkataan Yohanes Pembaptis:
Matius 3:11  Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

Yohanes Pembaptis memberitahukan tentang kedatangan Yesus Kristus yang akan membaptis manusia dengan Roh Kudus dan dengan api.   Karena Yesus Kristus adalah Tuhan yang dicari oleh orang-orang Yahudi di Yerusalem.  Dan Yohanes Pembaptis adalah utusan Yesus yang mempersiapkan jalan dihadapan Yesus Kristus, karena Yesus Kristus adalah Tuhan yang dicari oleh orang Israel.  Yesus Kristus adalah Tuhan yang masuk ke dalam Bait Allah di Yerusalem sesuai nubuatan nabi Maleakhi dan hanya dalam nama Yesus, Roh Kudus diutus oleh Bapa di Sorga.

Demikian pula apa yang dikatakan Yesus tentang penduduk Yerusalem yang tidak mengetahui bahwa Allah mereka telah melawat mereka.

Lukas 19:44 dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."

Yesus Kristus adalah Bapa yang melawat umat-Nya untuk menyelamatkannya dari kuasa dunia ini.   Karena Yesus Kristus adalah Tuhan yang dicari oleh bangsa Israel yang dimaksud dalam nubuatan nabi Maleakhi.

TUHAN semesta alam sudah tentu adalah Roh Yesus yang berbicara melalui nabi Maleakhi.   Roh Yesus adalah Roh Bapa, dan juga ketujuh Roh Allah Yang Mahakuasa yang menjelajah seluruh bumi.   Oleh sebab itu Yesus adalah Tuhan seluruh bumi yang  di kanan dan kiri-nya berdiri Musa dan Elia.

Ada juga tertulis di dalam Alkitab:
Zakaria 4:11  Lalu berbicaralah aku kepadanya: "Apakah arti kedua pohon zaitun yang di sebelah kanan dan di sebelah kiri kandil ini?"
12  Untuk kedua kalinya berbicaralah aku kepadanya: "Apakah arti kedua dahan pohon zaitun yang di samping kedua pipa emas yang menyalurkan cairan emas dari atasnya itu?"
13  Ia menjawab aku: "Tidakkah engkau tahu, apa arti semuanya ini?" Jawabku: "Tidak, tuanku!"
14  Lalu ia berkata: "Inilah kedua orang yang diurapi yang berdiri di dekat Tuhan seluruh bumi!"


Bapa sendiri memberikan kesaksian tentang Roh Kudus yang dilambangkan sebagai kandil dimana ada kedua pohon zaitun disebelah kiri dan kanannya pada waktu Musa, Yesus, dan Elia menampakan kemuliaan mereka dihadapan ke tiga murid Yesus.

Matius 17:2  Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
3  Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia.
4  Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia."
5  Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."

Yesus Kristus adalah Roh Kudus yang diutus untuk keselamatan manusia;  Dia adalah yang membaptis dengan Roh Kudus karena Dia adalah Roh Kudus yang menguji hati manusia.   Yesus Kristus bukan saja seorang manusia tetapi Dia adalah Roh Kudus yang berkuasa mengampuni dosa.
Yohanes 20:22 Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.

Sehingga perlu diketahui bahwa nama Bapa yang diberitakan oleh Anak Manusia (Tuanku yang disebutkan Daud) adalah Yesus bukan Yahweh, Jehovah, YHWH, Yahuwah atau Jah.  Nama Yesus adalah kekal, tetapi karena bangsa Israel itu adalah bangsa yang tegar tengkuk dan pemberontak yang beribadah kepada allah-allah lain (Yahweh, Jehovah, YHWH, dan berbagai Baal) maka nenek moyang pemberontak ini melupakan nama Yesus atau Yeshua.

Nama Yesus itu adalah nama yang suci dan penuh kuasa; Adakah nama Bapa di Sorga berubah? tentu tidak, karena Dia telah memberitakan nama-Nya kepada para nabi semenjak purbakala.   Tetapi mereka menguduskan nama Bapa dengan tidak menyebutkannya dengan sembarangan.

Oleh sebab itu sewaktu Daud bermazmur oleh dorongan Roh Kudus tentang nama Tuhan yang kudus, maka yang dimaksud adalah nama Yesus.

Mazmur 105:3  Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN! 

Tetapi para penulis ulang dan penterjemah kitab-kitab yang tidak mau menerima bahwa nama Yesus adalah nama yang kudus sehingga mereka mengubahnya menjadi Yahweh, Jehovah.  Karena harus diketahui oleh setiap orang bahwa semua yang dituliskan berdasarkan dorongan Roh Kudus adalah tentang satu nama, yaitu nama Yesus, karena Yesus adalah nama Roh Kudus.


Kata Anak Manusia, Yesus Kristus:"Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang,...(Yohanes 17:6)

Anak Manusia meninggikan nama Yesus untuk diberitakan kepada segala bangsa dan melakukan berbagai mukjizat untuk kemuliaan nama itu.   Anak Manusia tidak memberitakan nama lain kepada mereka yang menerima pengajaran-Nya karena dengan tegas Dia mengajar di Bait Allah bahwa Dia dengan Bapa adalah satu.   Dan oleh karenanya Dia mengutus murid-murid-Nya untuk memberitakan injil Kerajaan Sorga dengan memberi kuasa dalam nama Yesus.

 Kata Yesus Kristus:"...peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku,..." (Yohanes 17:11)

Dengan tegas dan jelas, Anak Manusia menyatakan bahwa nama Bapa yang telah diberikan kepada-Nya, yaitu YESUS.   Tidak ada nama lain yang diberikan Bapa di Sorga kepada Anak Manusia selain nama YESUS.    Oleh sebab itu mereka yang menyatakan bahwa nama Bapa di Sorga adalah Yahweh, Jehovah, Yahveh, YHWH, Yah atau Yahuwah adalah dusta.   Dan mereka telah menjadi saksi dusta, karena Anak Manusia telah menyatakan nama Bapa yang diberikan kepada diri-Nya adalah YESUS.

Orang Indonesia menyebutnya YESUS; Dalam bahasa Ibrani disebutkan YESHUA atau YESHU; Dalam bahasa Yunani IESOES; Dalam bahasa Inggris adalah JESUS; dalam bahasa Arab adalah ISA.

Yohanes 10:25  Yesus menjawab mereka: "Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,
26  tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.
27  Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
28  dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
29  Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.
30  Aku dan Bapa adalah satu."


Anak Manusia tidak pernah melakukan suatu pekerjaan ajaib dengan nama lain,  Dia melakukannya dalam nama Bapa yang diberikan kepada diri-Nya, yaitu Yesus.  Dengan tegas dan jelas Yesus mengatakan bahwa diri-Nya setara dengan Allah, Bapa, karena Dia berkata: "Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka".   Perkataan demikian hanya dapat dikatakan oleh Allah Yang Mahakuasa.    Oleh sebab itu Dia berkata bahwa "Aku dan Allah, Bapa adalah satu".   Artinya jika melihat Dia maka telah melihat Allah, Bapa; jika mendengar perkataan-Nya maka telah mendengar perkataan Allah Bapa.   

Perkataan "Aku dan Bapa adalah satu" merupakan bentuk pernyataan Anak Manusia yang menyatakan bahwa Dia adalah setara dengan Allah Yang Mahakuasa.   Oleh sebab itu orang-orang Yahudi hendak membunuh Dia karena dianggap menghujat Allah.

Yohanes 10:31  Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.
32  Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"
33  Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah."

Demikianlah Rasul Paulus menuliskan tentang kesetaraan Anak Manusia (Yesus Kristus) dengan Allah:
Filipi 2:5  Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
6  yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
7  melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
8  Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
9  Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
10  supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
11  dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Kesetaraan Anak Manusia dengan Allah Yang Mahakuasa dikarenakan Dia datang dan keluar dari Allah sebagai Allah yang menyelamatkan umat-Nya.  Yesus Kristus adalah Allah yang menyelamatkan umat manusia dari kuasa dosa (sebagai Juruselamat manusia).  Seperti yang diberitakan oleh para malaikat yang turun dari Sorga:

Lukas 2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

 Anak Manusia setara dengan Bapa dan Roh Kudus, karena mereka adalah satu di dalam satu nama yaitu YESUS,  nama yang ditinggikan oleh Bapa melebihi SEGALA nama.  Tidak mungkin Bapa merendahkan nama-Nya dengan nama lain, demikian juga Roh Kudus pasti meninggikan nama mereka, dan hanya ada satu nama yang diberikan supaya Roh Kudus bekerja menaklukan segala sesuatu di alam-semesta, yaitu nama Yesus, karena Yesus adalah nama Tuhan semesta alam.  Yesus Kristus adalah satu-satunya penguasa dan Tuhan di alam-semesta.


Rabu, 06 Oktober 2010

Nama allah bangsa Israel yang memberontak.



Tulisan Yahweh dalam Ibrani.

Saya bertanya-tanya mengapa kata YAHWEH, YHWH, atau JEHOVAH tidak tertulis didalam Alkitab, tetapi banyak sekali orang yang menggunakan kata itu sebagai sesuatu yang berkuasa, atau yang memiliki keilahian terutama dalam memaparkan tentang isi dari perjanjian lama.  Mereka menterjemahkan firman tertulis yang ada di perjanjian lama mulai dari kitab Kejadian hingga Maleakhi menggunakan kata tersebut untuk menggantikan kata TUHAN didalam Alkitab.

Setelah menonton suatu penjelasan yang ada di YouTube "THE TRUE NAME OF GOD, THE ORIGIN OF YHWH" , maka saya memperoleh sedikit penjelasan bahwa kata tersebut adalah nama dari allah dari bangsa Israel yang melanyani atau menyembah Baal - in, yaitu suatu ajaran yang disebarkan oleh para orang Yahudi di Eropa, dan menamakannya ajaran "KABBALAH" atau "KABALISTIC".

Kata Yah yang berarti dewa bulan untuk mereka yang mengikuti aliran kepercayaan Mesir kuno, yaitu pada saat bangsa Israel di tanah Mesir, zaman perbudakan.  Dan kata Yahweh adalah nama dari  roh yang disembah sebagai Baal atau Yah. Nama dari dewa bulan yang diikuti oleh bangsa Israel dari Mesir. YAHWEH atau JEHOVAH adalah nama  dari allah bangsa Israel, yaitu mereka yang memberontak.

Yeshua telah memberikan wahyu kepada Yohanes di pulau Patmos:
"... dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi sebenarnya mereka tidak demikian, sebaliknya, mereka adalah jemaah Iblis." (WHY 2:9).

Mereka inilah yang dimaksudkan dalam wahyu tersebut, karena mereka akan membanggakan diri sebagai orang Yahudi.


Banyak dari mereka juga menyebut dirinya "Nazarin", ataupun "Hebraic Christian".  Seringkali saya melakukan perdebatan dengan mereka dan terlihat sekali bahwa mereka adalah antiKristus. Mereka tidak mengerti oleh pimpinan Roh Kudus, tetapi oleh pemahaman mereka sendiri berdasarkan ayat-ayat yang menggunakan dasar ajaran mirip dengan "KABBALAH". Mereka menjelaskan Alkitab menggunakan dalih "PaRDeS"  (Peshat, Remez, Derash, Sod).  Menterjemahkan dengan dalih ini akan mengarah ke bentuk-bentuk pemahaman yang dibuat-buat, mystis, dan tidak dalam kebenaran. Mereka akan menciptakan dongeng-dongeng yang menyesatkan. Ajaran ini sekarang sudah mulai berkembang seiring kembalinya bangsa Israel ke tanah mereka di timur tengah.  Mereka akan berdoa didinding-dinding tembok di Yerusalem (tembok ratapan). Dan mengadakan berbagai festifal yang berasal dari nenek moyang mereka yang memberontak dari Roh Kudus.

"AKULAH AKU" dalam Ibrani.

KABBALAH, sebuah ajaran yang menginduk kepada Iblis yang sudah hidup dan berkembang bahkan ketika Adam masih hidup dahulu, memiliki tujuan untuk menyelewengkan "AKU" yang berbicara dengan Nabi Musa (KEL 3:14) "eheyeh" yang berarti "AKULAH AKU".  Strategi-strategi yang digunakan Kabbalah ini begitu rapi dan luar biasa, bahkan banyak dicatatkan dalam sejarah bahwa Kabbalah menunaikan tujuannya dengan masuk ke dalam struktur-struktur penting tatanan hidup masyarakat. Tradisi ini berlangsung sampai sekarang.

Lambang dari YHWH pada kedua tangan.

Ketika zaman Nabi Musa dahulu, Kabbalah diangkat menjadi penasehat spiritual Firaun. Firaun tidak akan menetapkan sebuah kebijakan tanpa persetujuan dari para penasehatnya ini. Dengan cara inilah membuat Kabbalah punya otoritas yang tinggi terhadap dunia. Tapi rupanya sang pembantu Iblis ini tidak hanya berkeliaran di bangsa mesir, tetapi mereka juga menyusup bangsa Israel yang dipimpin Nabi Musa saat itu. Dan seleuruh bangsa Israel sudah terbiasa hidup dengan bangsa Mesir, sehingga segala kepercayaan dan adat istiadat telah terpengaruh dengan apa yang ada di Mesir.

Didalam kitab Keluaran 32:1-4, tertulis:

"Ketika bangsa itu melihat, bahwa Nabi Musa mengundur-ngundur turun dari gunung itu, maka berkumpulah mereka mengerumuni Harun dan berkata kepadanya: 'Mari buatlah untuk kami allah, yang akan berjalan didepan kami, sebab Musa ini, orang yang telah memimpin kami keluar dari tanah Mesir - kami tidak tahu apa yang terjadi dengan dia.'. Lalu berkatalah Harun kepada mereka: 'Tanggalkanlah anting-anting emas yang ada pada telinga isterimu, anakmu laki-laki dan perempuan, dan bawalah semuanya kepadaku'. Lalu seluruh bangsa itu menanggalkan anting-anting emas yang ada pada telinga mereka dan membawanya kepada Harun.  Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan pahat, dan dibuatnyalah daripadanya anak lembu tuangan."

Pada saat Nabi Musa menerima 2 loh batu, saat itu Bani Israel kepemimpinannya diserahkan kepada Harun. Dan Harun yang juga sudah terbiasa dengan kehidupan di Mesir, memahami mengenai kepercayaan bangsa Mesir. Sehingga ia dan seluruh bangsa Israel melakukan apa yang jahat di mata Tuhan.  Ajaran-ajaran dari bangsa Mesir merupakan ajaran mula-mula dari setiap kepercayaan yang ada didunia ini. Karena mereka dari dulunya sudah memiliki berbagai kepercayaan terhadap allah-allah mereka, seperti: Isys, Horus, Set dan tradisi yang juga mengilhami bangsa-bangsa didunia yang merupakan wilayah kekuasaan mereka.

Ketika Nabi Musa kembali, ia sangat marah besar lalu langsung menghancurkan patung tersebut dan mempertanyakan kepemimpinan Harun. Dan Harun pun berusaha menjelaskan, kemudian bertobat kepada Allah.

Para pengikut 'KABBALAH' ini adalah para ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yang mengusai dewan keagamaan bangsa Yahudi juga. Mereka adalah orang-orang yang menyalibkan Yeshua.  Mereka menduduki kursi Musa, dan merampas ajaran-ajaran Musa untuk kepentingan mereka. Mereka adalah antiKristus.

YHWH adalah nama simbolis dari Baal, Baalim yang disebut kedalam kitab suci para KABALIST. LAI (Lembaga Alkitab Indonesia) tidak menggunakan nama itu, Yeshua HaMashiach juga tidak menggunakan nama itu, dan para murid Tuhan juga tidak menggunakan nama itu, setiap orang yang menerima baptisan Roh Kudus tidak menggunakan nama itu. Dan nama itu adalah nama Iblis, karena manusia diselamatkan hanya dalam nama Yeshua Kristus.

Apa yang tertulis dalam alkitab Yeremia 23:26-27 adalah para KABBALAH yang mereka ikuti, karena mereka melupakan nama Yeshua, Yish'iy  dengan menggantikannya dengan Baal/YHWH. Mereka memuja YHWH sebagai Bapa mereka. Roh Kudus tidak akan turun dengan nama YHWH, tetapi Iblis yang mendatangi hati manusia dengan nama YHWH.

Dari mana Musa mengetahui nama YHWH, Keluaran 3:14-15, jelas Musa tidak tahu nama Allah. Dan Allah tidak memberitahukan namanya, kepada Musa, hanya:
'Ehyeh asher Ehyeh' - AKU ADALAH AKU.

Siapa yang memasukan nama YHWH dengan tulisan dusta kedalam Torat dan Tanakh (Yeremia 8:8), kalau bukan para KABBALAH (para Rabbi Yahudi Masoratic) yang menyesatkan banyak orang.

'Ehyeh asher Ehyeh' atau AKU ADALAH AKU atau AKU ADA SEBAGAIMANA AKU ADA itu menandakan bahwa nama Allah adalah rahasia. Dan Musa tidak mengetahui nama itu, karena memang rahasia. Supaya mereka yang dipilih itu berdasarkan Iman didalam nama yang ditetapkan oleh Allah yaitu Yeshua HaMashiach yang datang kemudian, karena bangsa Israel tidak menerima keselamatan pada saat Musa menggiring mereka keluar dari Mesir, tetapi semuanya: nabi, atau bukan, mereka semua terperangkap didalam kuasa Maut dan Kerajaan Maut.

Karena Musa spesifik menanyakan nama-Nya, tetapi itu adalah rahasia hingga Yeshua Kristus menyatakan pembebasan yang sesungguhnya dari kuasa Maut dan Kerajaan Maut. Karena apa gunanya keluar dari tanah Mesir bagi bangsa Israel tetapi masuk kedalam lautan api pada kematian kedua. Karena mereka yang memperoleh bagian dalam ciptaan baru adalah orang-orang yang menyembah Yeshua HaMashiach sebagai Tuhan dan Allah mereka, karena di Sorga segala makhluk menyembah Dia, dan Dia adalah terang Tuhan yang menerangi kemuliaan Allah.

Dan sampai sekarang, ternyata banyak artis-artis Holywood sekarang menjadikan ajaran ini sebagai agama mereka atau kepercayaan mereka, seperti Madonna, Demi Moore, Mick Jagger, and Britney Spears.  Mereka adalah bagian dari ajaran 'New Age Movement', dengan doa yang cepat dan tempat duduk terpisah untuk pria dan wanita, Pusatnya menyerupai seperti 'synagogue Orthodox', kecuali beberapa keanehan dengan mengenakan syal doa dan penutup kepala, serta alat-alat lainnya, istilahnya 'yarmulkes', dan 'phylacteries'.

Yang mereka ikat dikepala dan tangan adalah tulisan-tulisan dari kitab Taurat yang digunakan sebagai tanda atau mereka menganggap sebagai kekuatan mystic.  Mereka melakukan seperti apa yang dituliskan pada kitab Ulangan 6:8:

"Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu."

Apa yang ada dipasang pada dahi mereka adalah sebuah kotak yang berisi tulisan-tulisan kitab Taurat. Mereka memiliki roh yang sama dengan antiKristus yang dijelaskan dalam wahyu 13:16:

"Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya dan pada dahi mereka."

Inilah isi dari kotak yang diikat di dahi.

Para KABBALAH, Yahudi Masoratic, mereka mengutak-ngatik Kitab Suci dengan maksud dan tujuan mereka, supaya sedapat mungkin menyesatkan banyak orang-orang yang percaya kepada Yeshua HaMashiach untuk terperosok kedalam dokrin/ajaran dan pemahaman mistik mereka.

Melalui pertemanan di FB saya juga menemukan beberapa orang menambahkan kata Yahweh atau Jehovah tersebut kedalam kitab Wahyu, dan itu sangat berani sekali. Dalam blog ini saya hanya ingin mengingatkan bahwa apa yang tertulis di alkitab memang tidak sempurna, tetapi apa yang dijelaskan oleh Roh Kudus adalah benar dan tidak bohong. Kebanyakan dari orang-orang yang mengajarkan dan menggunakan kata tersebut mempelajari kitab-kitab dengan tanpa urapan Roh Kudus, sehingga mereka melakukan pemutar balikan ayat-ayat dan berbagai ancaman atau menyebarkan dogma-dogma yang menakutkan agar supaya percaya kepada ajaran tersebut.  Dan kebanyakan dari mereka sangat mengusai isi alkitab.

Kita juga tahu adanya ajaran dari sekelompok orang di Indonesia yang menamakan dirinya "SAKSI JEHOVAH", penjelasan dan pengertian mereka memiliki kesamaan. Saya tidak tahu apakah para "SAKSI JEHOVAH" adalah juga para penganut KABBALAH, tetapi dari paham dan pengertian mereka memiliki berbagai kesamaan.

Rasul paulus sudah mengajarkan didalam Alkitab:
"Kamu lepas dari Kristus, jikalau kamu mengharapkan kebenaran oleh hukum Taurat; kamu hidup diluar kasih karunia." Gal 5:4.

Dan Yeshua sudah mengajarkan didalam Alkitab:
"Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu." Yoh 15:12

Kita dibenarkan oleh Iman didalam Roh yang dikirim oleh Allah untuk orang percaya kepada-Nya, supaya memperoleh pengenalan dan pengertian yang menuntun kepada hidup yang kekal didalam kasih karunia-Nya.  Roh Kudus adalah hukum yang menuntun kita, oleh karena Allah adalah Roh, dan Dia menyatakan diri-Nya kepada kita oleh Roh-Nya.


NAMA DIATAS SEGALA NAMA.


Allah lebih besar dari Yeshua, tetapi tanpa Yeshua, Allah tidak dapat ada, karena Dia adalah sumber kehidupan dari Allah. Dia adalah sumber Roh Allah yang menggerakkan Allah untuk bekerja sesuai kehendak-Nya. Dan Yeshua HaMashiach adalah Allah itu sendiri. Tidak ada yang lain, hanya Dia yang dapat menggerakan Roh Kudus kepada setiap orang dan makhluk yang dikehendaki-Nya. Karena Roh Kudus adalah milik Dia dan milik Allah. Dan Dia dengan Allah adalah satu. Apa yang Dia miliki adalah milik Allah, dan apa yang Allah miliki adalah milik Dia. Karena semua dimuliakan didalam Yeshua HaMashiach dan Yeshua HaMashiach memuliakan semua yang bersama Dia.


Jika setiap orang percaya kepada nama yang memberikan keselamatan kepada setiap manusia, apakah Yahudi atau bukan Yahudi, maka mereka menerima nama Allah mereka, yaitu Yeshua HaMashiach. Tidak ada nama lain yang diberikan Allah kepada manusia, yang olehnya manusia diselamatkan. Sama seperti mereka yang percaya oleh Iman kepada apa yang akan datang, dan kita percaya juga oleh Iman kepada IA yang sudah datang.

Dan DIA yang sudah datang tidak berdusta, dengan mengatakan 'Aku dengan Bapa adalah satu, karena jika kamu melilhat Aku, kamu melihat Bapa-Ku'. Tetapi bagaimana orang dapat melihat Allah jika Dia yang telah menyatakan segala sesuatu mengenai Allah dan mereka tidak percaya kepada Dia.


Bagaimana mungkin seorang mengaku YHWH adalah bapaknya tetapi dapat menyembah Yeshua HaMashiach. Karena Yeshua sendiri menyatakan bahwa Dia adalah Allah/Bapa yang telah menunjukan wajahnya. Karena akan mudah bagi Dia untuk mengatakan bahwa YHWH adalah Bapa saya, tanpa perlu mengatakan nama Yeshua HaMashiach pada doanya dan dalam berbagai pekerjaan-Nya.

Tetapi karena para jemaah Iblis yang membunuh Yeshua Kristus dari mulanya, yaitu para KABALIST, pengikut ajaran Yahudi yang menentang kedatangan Dia yang maha tinggi. Sehingga mereka menolak nama itu dan meninggikan nama allah mereka yaitu YHWH.

Setiap orang yang mengaku dan percaya bahwa YHWH adalah Bapak mereka, maka lautan api yang kekal adalah tempat mereka. Dan hal ini bukan dusta tetapi kebenaran karena manusia diselamatkan dan tercatat didalam kitab kehidupan Anak Domba Allah oleh karena nama Yeshua HaMashiach.

Karena jika manusia mencari dan menyelidiki kitab suci tanpa Roh Kudus, maka hanya akan menggapai angin (KESIA-SIAAN), tetapi mereka yang hidup oleh Roh, menulis juga oleh Roh, karena setiap pemikiran dan perkataan serta perbuatan dipimpin oleh Roh. Dan mereka senantiasa memuliakan Bapak mereka, Yeshua HaMashiach.

Bukankah Roh adalah Esa! Dan Dia adalah yang maha besar, dapatkah manusia membagi-bagikan Roh menurut pemahaman mereka?

Bagi mereka yang tidak menerima materai Allah, maka segalanya tersembunyi, karena supaya genap firman Allah:   Bahwa manusia diselamatkan oleh Iman dan darah Yeshua Kristus.
Dan segala yang dikerjakan oleh Roh adalah tersembunyi bagi mereka yang tidak memperoleh bagian dalam langit yang baru dan bumi yang baru.

Yeshua berkata:

"Kamu menyelidiki kitab-kitab suci sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab suci itu memberikan kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu." (Yohanes 5: 39-40)

Memperoleh baptisan Roh Kudus lebih utama daripada mempelajari isi Alkitab. Karena Roh adalah pengajar segala sesuatu, dan Dia adalah hidup yang diceritakan ataupun dituliskan didalam Alkitab.  Tidak ada orang yang oleh karena mempelajari Alkitab dapat memperoleh Roh Kudus, tetapi oleh Roh Kudus, mereka memahami maksud dan kehendak, serta pikiran Allah yang dituliskan didalam Kitab Suci.



==========================================================
HATI-HATILAH DENGAN SETIAP PENGAJARAN YANG MENGGUNAKAN NAMA JEHOVAH, YAHUWAH, YAHWEH, atau YHWH.